C CITRATELEMATIKA
WhatsApp
← Blog

09 September 2026 · Seputar Majalengka

Sejarah Majalengka: Dari Kerajaan Talaga Manggung Hingga Kontroversi Hari Jadi 11 Februari

Sejarah Majalengka: Dari Kerajaan Talaga Manggung Hingga Kontroversi Hari Jadi 11 Februari

Oleh: Tim Citra Telematika | 5 September 2026


Pendahuluan

Kabupaten Majalengka adalah salah satu daerah di Jawa Barat yang memiliki sejarah panjang dan menarik. Mulai dari masa kerajaan-kerajaan kecil Hindu-Buddha, era kolonial Belanda, hingga perdebatan tentang tanggal hari jadi yang masih berlangsung hingga kini.

Artikel ini akan mengupas tuntas sejarah Majalengka berdasarkan sumber-sumber akademis dan resmi, sehingga pembaca bisa memahami perjalanan panjang daerah ini.


Asal-Usul Nama "Majalengka"

Nama "Majalengka" berasal dari gabungan dua kata dalam bahasa Sunda, yaitu "Maja" (sejenis buah) dan "Langka" (jarang atau hilang). Menurut cerita rakyat setempat, nama ini merujuk pada pohon maja yang mulai langka di daerah tersebut (Wibisono & Iskandar, 2021).

Namun demikian, ada juga peneliti yang menghubungkan nama Majalengka dengan keberadaan Kerajaan Talaga Manggung yang pernah berkuasa di wilayah ini.

Masa Kerajaan-Kerajaan Kecil di Majalengka

Sebelum menjadi satu kabupaten seperti sekarang, wilayah Majalengka terbagi menjadi beberapa kerajaan kecil atau regentschappen (Suganda, 2012).

Kerajaan Kecil

Keterangan

Kerajaan Talaga Manggung

Kerajaan Hindu-Buddha yang eksis hingga abad ke-17

Rajagaluh

Wilayah di sekitar Majalengka bagian timur

Sindangkasih

Pusat pemerintahan awal pada masa kolonial

Wanayasa

Wilayah selatan Majalengka

Sumber: Suganda, H. (2012). "Perkembangan Sosial Ekonomi Masyarakat Majalengka pada Masa Hindia Belanda (1819-1942)". Jurnal Patanjala, 4(3), 389-404. [Link ke jurnal]